Mendag Minta Rakyat Kurangi Makan Nasi dan Gula

Bookmark and Share

Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan sedang mempelajari sikap apa yang harus dilakukan untuk mengurangi demand beras dan gula.


"Kenyataanya impor apa pun kalau tidak disikapi tidak hanya sisi suplainya saja tetapi juga sisi demand juga. Bisa menimbulkan ada tidak kesimbangan, maka cari keseimbangan juga," kata Gita di kompleks Istana Kepresidenan RI Jakarta, Rabu (21/12/2011).

Dia mengatakan beras dan gula bukan hanya di pasokan saja, tetapi juga demand (permintaan/konsumsia) uga perlu diperhatikan.

"Anda makan nasi 140 kilogram per orang per tahun, jangan, saudara kita Thailand dan Malayasia hanya 70 kg. Mbok dikurangilah (makan nasi)," kata Gita.

Demikian pula, lanjut Gita, konsumsi gula juga perlu dikurangi. Data menunjukan konsumsi gulan perorang lebih banyak dari warga negara di banyak negara lain.

"Ini bisa disikapi, saya berfikir kalau kita mengubah pola konsumsi apakah beras, gula segalanya. Bisa mengurangi atau meniadakan impor saja bahkan bisa eksportir besar sekali untuk komoditas terkait," kata Gita.

Dikatakan ini sebagai penyikapan terhadap konsumsi gula dan beras dalam negeri yang terus menaik sehingga tidak hanya perlu dipikirkan dari sisi suplai melainkan juga sisi demand untuk dipikirkan.







{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar